Kamis, 11 Agustus 2016

BAJINGAN TAPI CENGENG

                                                        BAJINGAN TAPI CENGENG

        Sekilas kalau baca terasa kontradiktif ya? Bajingan kok cengeng. Sebenarnya memang dari kedua kata tersebut bukan antonim. Tapi terasa berlawanan mungkin karena memang sudah terpatri di otak bahwa yang namanya bajingan yah harus garang, sangar, seram dll. Dan di berbagai film juga digambarkan bajingan yah memang yang seperti itu bukan yang cengeng. Menurut KBBI , bajingan artinya /ba·jing·an/ 1 n penjahat; pencopet; 2 a kas kurang ajar (kata makian) dan cengeng artinya /ce·ngeng/ /céngéng/ a 1 mudah menangis; suka menangis: anaknya -- sekali, dicubit sedikit saja menangis; 2 mudah tersinggung (terharu dan sebagainya): gadis remaja, biasanya lebih -- daripada pria dalam menghadapi suatu kejadian; 3 lemah semangat; tidak dapat mandiri. Dari mana saya tahu? dari : http://kbbi.web.id/


           Saya, ya saya. Saya si bajingan itu. Bajingan yang cengeng. Bajingan yang berharap jadi "nala" sosok pria idaman yang disukai elora dalam tulisan wanita yang saya suka. Kenapa kok saya mengaku bajingan? ya... karena dalam keseharian saya, akan sulit kamu jumpai sisi kebaikan apalagi hal positif. Yang ada hanya kekurangajaran dan kejahatan. Tapi bajingan seperti saya ini cengeng! melankolis! sensitif! layaknya pria dengan dominasi sisi feminim. Bahkan menulis tulisan ini pun harus diiringi perasaan sendu, air mata dan lagu "Say Something" milik A Great Big World.

               Sayangnya si bajingan ini mencintai wanita yang anggun, penuh keteduhan jika dipandang, paras cantik dan wawasan yang luas nan mendalam. Wanita ideal yang seharusnya lebih cocok dengan pangeran tampan layaknya di dongeng cinderella dibanding dengan bajingan ini. Wanita ini pernah berikrar akan meninggalkan keburukan yang pernah dilakukan. Tapi si bajingan ini membawa pengaruh buruk. Wanita anggun itu pun sempat terpeleset dan keluar dari jalur ikrarnya. 

                Singkat cerita, wanita ini pun tersadar bahwa yang dilakukan bersama si bajingan ini adalah kesalahan. Akhirnya ia memberanikan diri mengungkapan bahwa ini semua adalah kesalahan. Momen dimana ia ungkap semua itu tak akan saya lupa, di 11 Agustus 2016 di sebuah tempat makan siap saji dengan iringan musik "Say Something". Dan hujan tak berpelangi setelahnya bersama air mata berjalan di dalamnya.